Liburan semester V yang amat menyengkan, seru, bermanfaat dan sekaligus tak terlupakan, tutur cewek yang suka foto-foto ini, Silvia Dwi Puspitasari kelas XII Bahasa. Silvi sapaan akrabnya lahir di Kediri,16 Juni 1991. Telah membawa nama sekolah kita Armaploz tercinta di ajang School Journalist Trip (SJT) yang diadakan oleh Radar Kediri (Jawa Pos Group) pada tanggal 19 - 24 Januari 2009 lalu , kegiatan tersebut di ikuti oleh 26 peserta se-eksKarisidenan Kediri, tetapi rata-rata yang mengikuti kegiatan School Journalist Trip pesertanya dari SMA kota dan hanya 6 siswa dari SMA Kabupaten yang kebetulan sekelas dengan cewek ini. 4 siswa dari SMA Kandangan dan 2 siswa dari SMA kita.
Pengalaman sehari semalam menjadi wartawan sangat dirasakannya, “Liburan ini aku banyak sekali mendapat Ilmu Kejurnalistikan, mulai dari menentukan angel untuk membuat berita, peliputan berita, penulisan berita, proses editing, layout, fotografi, hingga proses mencetak berita,” tutur cewek ini. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung sangat mengesankan, soalnya liputan berita yang akan dikunjunginya nanti di STIKES Surya Mitra Husada Kediri, yang bisa dibilang cukup menarik tempatnya. Sekitar pukul 13.00-18.00 WIB penulisan berita dimulai, pengumpulan hasil jepretan, proses editing hingga penilaian. Waktu istirahat yang sangat sempit digunakan untuk sharing tentang Majalah Sekolah masing-masing peserta, tutur cewek satu ini, begitu bersemangat bercerita saat ditemui team Magzipo. Sekitar pukul 19.00-21.00 WIB acara adu kompetisi bakat dan keahlian dimulai, sampai pukul 21.00 WIB rombongan peserta Journalist akan berangkat mengunjungi percetakan yang bisa dibilang juga sangat terkenal di Jawa Timur, PT. Temprina Medika Grafika Nganjuk. Rombongan peserta Journalist melihat proses cetak Koran sampai pukul 02.00 baru sampai di Kediri. Keesokan harinya perjuangan para peserta Journalist belum selesai, sekitar pukul 05.00 WIB, mereka harus kunjungan ke agen dan mereka mencoba buat berjualan Koran di jalan. Tepatnya di perempatan 521 kota Kediri mereka merasakan betapa sulitnya menjual Koran, belum lagi kena caci-makian orang, ditawar-tawar, tutur cewek ini. Meskipun cewek ini tak berhasil menjual satu pun Koran tapi pengalaman yang berharga ini sangat disyukurinya. Sekitar pukul 06.30 WIB para peserta Journalist persiapan untuk pulang dan saat pengumuman pemenang diumumkan, ternyata perjuangan yang tidak sia-sia cewek berzodiak Gemini ini mendapat Juara Terbaik Fotograph Bintang 4 dan sekaligus Best Team Work diraihnya. Silvi juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada kedua orang tua yang telah sabar mendidik hingga sekarang ini dan sekarang Silvi mulai buktiin kalau Silvi ingin menekuni dunia Journalist. Tak lupa juga Bpk. Slamet dan Ibu Titik Agustina yang selalu ngasih support dan teman-teman semuanya yang telah mendukung. Dan harapan cewek ini semoga di tahun depan sekolah kita bisa lebih banyak mengirim peserta Journalist dan mendapatkan juara yang lebih baik lagi. So keep spirit guys…!!!
Pusing lagi . . . pusing lagi . . . Sekitar tgl 31-05 April 2008 kita khususnya armaplos mania ngelawatin hari-hari yang amat menegangkan khususnya buat anak-anak kelas X n XI yach . . . pasti kalian semua udah pada tau kan? Yang jelas kita school kan buat belajar so pasti kita kan harus berpusing-pusing ria. Mid semester alias UTS, buat sebagian dari teman-teman mungkin ada yang ngremehin, padahal makna yang terkandung kalau kita pikir-pikir selama 3 bulan sia-sia apa ngggak sih belajarnya? Nah . . . maka dari itu kita uji kemampuan kita sebelum kenaikan kelas terlaksana, mungkin kalau nilai mid kita jelek kan kita belajarnya bisa lebih giat lagi N kalau nilai kita udah memenuhi SKBM ya kita nggak boleh sombong alias kita mungkin waktu mapel tersebut jadi nggak serius belajarnya yach . . . jadi jeblok dach nilainya! Hixs . . . hixs . . . hixs . . . huuuuuu . . . percuma khan? Maka dari itu ada mid semester maupun ulangan harian biasa sebisa mungkin kita harus belajar walaupun itu cuma baca duank! Ingat guys tiap tahun nilai standar kelulusan selalu naik, nah . . . mulailah kita coba belajar rutin dari sekarang nggak cuma waktu ulangan ajah, biar pun nilai Ujian Nasional di tahun-tahun akan datanag dinaikkan kita jadi lebih siap! Coz SDM di Indonesia masih sangat terbelakang, maka dari itu kita sebagai penerusnya harus mencoba mengisi Indonesia untuk lebih maju lagi N nggak boleh kalah dengan negara-negara lain. Kuncinya hanya satu kita wajib belajar sedini mungkin, okey Guy’s . . . !!! (S1l_V14)
Seiring dengan perkembangan kemajuan teknologi khususnya bidan informasi dan komunikasi, hampir setiap sekolah selalu berusaha untuk melengkapi semua fasilitas prasarana, demi mencapai proses pembelajaran yang lebih matang. Tidak bisa dipungkiri, sebagian besar sekolah-sekolah yang mempunyai standar SSN atau SSI, fasilitas yang disediakan untuk anak didiknya pun cukup mengiurkan apalagi kalau berkaitan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), yang bisa dibilang bahwa teknologi ini sangat penting terutama dalam bidang komunikasi. Informasi apa saja yang kita inginkan dalam waktu sekejab segera dapat ditemukan, cukup dengan mengakses Google kita sudah bisa mendapatkan informasi dalam hitungan persekian detik, sangat cepat sekali tergantung layanan internet yang di pakai di masing-masing wilayah. Begitu juga dengan social network (jaringan social), seperti halnya friendster, facebook, blooger, wordpress dan mungkin masih banyak lagi layanan-layanan yang menyediakan fitur-fitur yang sangat menarik dari masing-masing layanan yang disediakan, mulai dari persahabatan, bisnis, bahkan jodoh. Sekarang sudah tidak jamannya lagi mengirim surat lewat pos, cukup dengan mengakses yahoo kita langsung bisa mengirim email dalam waktu yang sangat cepat, waktu pun menjadi prioritas utama. Bahkan kita juga dapat menggunakan layanan webcam yang memudahkan pengguna dapat berkomunikasi langsung (face to face) yang saling berhadapan itu juga bisa kita nikmati, dengan membayar biaya sewa yang sudah ditentukan dari masing-masing warnet dan bisa dibilang cukup terjangkau. Mungkin kalau tidak di Warnet kita bisa mengunakan layanan hotspot gratis di area-area tertentu dimasing-masing daerah cukup dengan membawa laptop tanpa harus membayar sepeserpun. Berbicara mengenai teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya di SMA Negeri 1 Plosoklaten sejak masuk mulai tahun ajaran 2006/2007, sangat saya rasakan sekali begitu lamban proses pembelajaran TIK disekolah ini, memang saya sadari SMA Negeri 1 Plosoklaten lokasinya pun juga tidak menjangkau, bisa dibilang cukup pelosok, layanan Wi-Fi pun juga tidak bisa masuk. Tragis memang, prihatin, kecewa, hampir dirasakan semuanya. Sekolah lain sudah mengenal internet, tetapi SMA Negeri 1 Plosoklaten sama sekali tidak, 70% siswa keseluruhan tidak mengenal yang namanya internet, apalagi mengoperasikannya? Sangat terisak dalam benak, keinginan mempunyai fasilitas internet, rasa malu dengan sekolah-sekolah lain begitu dirasakan. Pihak sekolah juga berusaha seoptimal mungkin untuk mengenalkan internet kepada anak didiknya. Mereka juga tidak ingin anak didiknya terbelakang. Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu terjawab sudah, SMA Negeri 1 Plosoklaten sedikit bernafas lega demi melengkapi fasilitas internetnya, meski lokasi sekolahan di daerah plosok, dengan usaha yang cukup akhirnya P.T Telekomunikasi membawa jaringan Speedy-nya mau berkerja sama membangun jaringan di SMA Negeri 1 Plosoklaten. Di awal tahun 2009 ini, sedikit demi sedikit kita sudah mulai di kenalkan dengan layanan-layanan internet. Memang sekolah kita plosok tapi jangan salah mengartikan kita, kami semua selalu berusaha untuk memperbaharui informasi dan mengejar ketertinggalan kita. Rasa optimis tetap tertanam dalam diri. Rencana satu persatu mulai disusun, keinginan mempunyai hotspot mulai di pikirkan, satu demi satu tenaga pengajar pun mulai melengkapi sarana kebutuhan, hampir 30% Guru-guru SMA Negeri 1 Plosoklaten mempunyai laptop, begitu juga proses pembelajaran mulai sebagian menggunakan LCD, maka dari itu sekolah berusaha seoptimal mungkin. Supaya anak didiknya dapat melakukan browsing 24 jam gratis di area 1 km dari SMA Negeri 1 Plosoklaten dan tentunya tidak akan digunakan semena-mena, seperti browsing ke situs-situs porno.
Menampilkan foto di website atau blog merupakan suatu cara untuk menunjukkan identitas kita kepada pengunjung. Tujuannya supaya semakin banyak yang mengenal kita. Semakin banyak yang mengenal kita semakin mudah bagi kita untuk memasarkan suatu produk maupun jasa kepada mereka. Jika Anda mempunyai wajah yang cantik dan ganteng jangan sungkan-sungkan untuk menampilkan foto Anda di blog Anda. Siapa tahu Anda adalah "The Next Indonesian Idol".
Untuk memasang foto di profile. Caranya sangat mudah:
1. Login ke Blogger. Lalu klik Edit Photo2. Cari tulisan Photograph, kalau sudah ketemu. Klik Browse pada "from your computer". Pilih foto yang ingin Anda tampilkan lalu klik Open. Tunggu beberapa saat hingga proses upload selesai.
3. Klik Save Profile. Kemudian akan muncul "Your settings have been saved". Klik View Updated Profile untuk melihat foto imut Anda. Baca Selanjutnya...
log telah menjadi tren baru dalam dunia maya karena perkembangannya yangbegitu pesat dari hari ke hari. Blog kini tidak hanya digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi dan tukar informasi tetapi juga merupakan lahan bisnis yang meyakinkan. Bagi Anda yang ingin mencobanya. Saya merekomendasikan Anda untuk membuat blog di Blogger.com karena program ini merupakan layanan dari Google sehingga blog Anda lebih mudah terdaftar dalam mesin pencari Google. Dan selain itu juga mudah dibuat. Hanya dengan 3 langkah proses Anda sudah bisa memiliki blog sendiri. 1. Langkah pertama Buka situs http://www.blogger.com maka Anda akan masuk kehalaman depan blogger seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini: Pilih bahasa yang diinginkan (dipojok kanan atas halaman), kemudian klik Create Your Blog Now atau Ciptakan Blog Anda Sekarang. Kemudian akan muncul halaman seperti pada gambar dibawah ini: Isi semua data-data yang diperlukan. Kemudian klik Continue atau Lanjutkan 2. Langkah kedua Berikut akan muncul halaman seperti pada gambar dibawah ini: Isi judul blog dan alamat blog Anda, misalnya "(namablogAnda).blogspot.com". Untuk kasus ini, sebaiknya isi alamat blog Anda sama dengan judul blog Anda supaya pengunjung lebih mudah untuk menemukan alamat blog Anda. Lalu klik Check Availability atau Cek Ketersedian. Jika tidak ada yang menggunakan, maka alamat tersebut bisa digunakan. Selanjutnya klik Continue atau Lanjutkan.
3. Langkah ketiga Selanjutnya Anda akan dibawa kehalaman seperti pada gambar dibawah ini:Pilih salah satu template yang ingin Anda gunakan, kemudian klik Continue atau Lanjutkan, maka akan ada konfirmasi "blog Anda telah berhasil diciptakan" seperti pada gambar dibawah ini. Klik Continue atau Lanjutkan untuk memulai blog Anda. Selamat ngeblog...
Profil kita kali ini Daniel Fredy Pramantha dia mendapat julukan The Big Boy SMAPLOS, Daniel lahir di Kediri lebih tepatnya tanggal 7 juni 1991, & bertempat tinggal di Ds. Sidorejo, Kecamatan Pare. Anak ke 3 dari 3 bersaudara, wha . . . yang no 3 aja segede gini, yang pertama ama yang ke kedua segede apa ya kira-kira??? Hehehe . . . Cowok cubby ini punya hobi makan lho!!! Pantesan gendut, ^_^
Tapi cita-citanya perlu kita tiru lho jadi Dokter, adalah impiannya. Good luck yach!!! Daniel di school tergolong sangat aktif dalam kegiatan-kegiatan ekskul seperti Organisasi Osis (sekretaris 1, ketua osis periode 2007/2008) , Ekstra Theater (ketua), & Ekstra Bulutangkis. Selain itu dia juga punya segudang prestasi lho!!! Di antaranya: juara 1 lomba vokal tingkat Desa, juara 2 paduan suara tingkat kabupaten Kediri, selain itu dia selalu jadi ketua kelas di SD, pengurus osis inti di SMP & SMA. Pengalaman yang paling berkesan dalam hidupnya adalah pernah disakitin cewek!!! (emangnya nggak punya pengalaman laen yang lebih berkesan mas????) Kesan: Asik!!! Karena sekolah di SMAPLOS banyak sekali pengalaman yang aku dapat, Pesannya buat adik-adik kelas X & XI carilah pengalaman di SMA ini, karena SMA ini adalah rumah paling baek untuk mencari pengalaman & sebelum bergabung dalam masyarakat luas.(S1l_V14)
SOSOK YOIS . . . ? SIAPA YANG NGGAK KENAL CEWEK SATU INI??!!!
Siswi SMA Negeri 1 Plosoklaten Yois Diana, dara manis kelahiran Kediri, 24 September 1990 ini, lagi-lagi membawa nama sekolah kita tercinta ini diajang kompetisi Bahasa Jepang dalam kategori KAKITORI atau yang biasa kita kenal dengan istilah listening. Telah berhasil meraih Juara 1 SMA/Swasta se-Jawa Timur periode tahun 2007/2008 yang diadakan pada tanggal 2 Maret 2008 bertempat di SMA Negeri 1 Blitar. Dara manis kelas XII Bahasa ini yang tergolong ramah saat diwawancarai mengaku, bahwa katanya dia tidak menyangka kalau cewek berzodiak libra ini akan menang dalam kompetisi ini, karena dia juga mengaku kalau saingannya waktu itu sangat berat. Prestasi ini patut kita acungi jempol karena dara manis ini berhasil mengalahkan 114 peserta dari 70 sekolah se-Jawa Timur. Cewek yang hobby baca komik ini memang sejak awal kelas X sampai kenaikan kelas XI nilai akademisnya bagus-bagus terutama dalam mata pelajaran bahasa. Akhirnya dara manis ini memutuskan untuk ambil jurusan bahasa dikelas XI nanti, tanpa paksaan maupun rasa malu dihadapan teman-temannya. Sejak kelas XI Yois mulai kenal yang namanya Bahasa Jepang dan dari situlah dara manis ini mulai tertarik untuk mempelajari bahasa asing tersebut. Terbukti sudah jelas bahwa kelas bahasa bukanlah kelas yang terakhir alias kelas buangan dari jurusan IPA maupun IPS, melainkan jurusan bahasa sama derajadnya seperti jurusan-jurusan yang lainnya. Tanpa ada jurusan bahasa mungkin nama SMA Negeri 1 Plosoklaten tidak akan secerah dan segemilang sekarang di tingkat Propinsi Jawa Timur. Setelah kelulusan kelas XII nanti, dara manis ini mengaku kalau dirinya akan menjejakkan kakinya didunia Guide. What is Guide??? Yah . . . pasti dalam benak kalian semuanya sudah pada tau kan Guide itu apa, yang jelas pasti seorang pemandu wisata, itulah cita-cita Yois Diana. Yois juga ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada kedua orang tua Yois yang sudah mendidik dan membimbing hingga sekarang, teman-teman Yois semuanya yang telah mendukung dan tak lupa juga guru pembimbing Yois Sensei Rahayu yang selama ini juga telah banyak memberikan masukan dan dorongan hingga Yois bisa seperti ini. Harapan dan pesan dara manis ini semoga adek-adek kelas X dan XI dapat mempertahankan prestasi yang telah diraihnya dan kalau bisa lebih ditingkatkan lagi prestasinya di tingkat nasional bahkan internasional. Boleh kita bangga sama hasil yang telah kita capai sekarang dan janganlah kita merasa bangga diatas penderitaan orang lain apalagi sampai kita sombong atau lupa sama masa lalu kita. Seperti misi sekolah kita, menjadi siswa benar, pintar dan berprestasi. Cayo SMAPLOS . . . , tingkatkan prestasimu dan sukses terus buat Yois. (S1l_V14)
Cinta adalah sebuah perasaan menyukai kepada lawan jenis tanpa memandang fisik tubuh seseorang. Bila kita mencintai seseorang berarti kita harus menjaganya dan mennyayanginya, atau Cinta sering disebut peleburan dua insan yang berbeda, makanya cinta itu butuh pengorbanan. Maksutnya pengorbanan adalah kita mau mengorbankan sesuatu untuk saling melengkapi kedua insan, berarti dalam cinta itu tidak ada namanya sifat egois, karena kita saling mengisi kekosongan antar lawan jenis. Cinta itu sering di ungkapkan dengan kasih sayang yang tidak merugikan orang lain. Cinta tidak dapat dipaksakan kepada seseorang karena cinta senantiasa memberi kebahagian dan kasih sayang kepada orang yang dicintai. Dan cinta bukanlah kompromi tapi pengertian.
Macam macam cinta menurut Yunani:
Cinta Eros adalah cinta yang memuja nafsu, cinta ini hanya berlatarkan hawa nafsu karena cinta ini cuma mengejar kenikmatan saat bercinta .
Cinta Agapeadalah cinta tanpa pamrih
Cinta Filiaadalah cinta yang didasari oleh hubungan darah
Cinta Stage adalah cinta sahabat
Macam-macam cinta menurut umum :
Cinta Tuhan adalah cinta kita kepada Tuhan, yang akhirnya kita menyukuri berkat dan kita menyembah Tuhan.
Cinta Ibu adalah cinta ibu kepada anaknya cinta yang tulus yang tidak mengharapkan balasan dari yang di asuhnya.
Cinta Sahabat adalah cinta sahabat cinta yang saling melengkapi dan memberi, cinta ini bisa sebagai motifasi untuk bangkit pada saat kita kecewa karena cinta sahabat yang sejati selalu ada pada saat kita sedih, senang , kesusahan,dll.
Cinta Birahi adalah cinta ini hanya memuja hawa nafsu cinta ini sering disebut dengan cinta Eros
Cinta Saudara adalah cinta ini didasari karena masih ada hubungan darah dengan orang lain
Wah-wah . . . kabar yang lagi buming ne di sekolah kita tercinta SMA Negeri 1 Plosoklaten dunk tentunya! Emang kabar apa se????? Kok kayaknya lagi gencar-gencarnya hampir tiap anak ngomongin tentang Full Day N’ Ekskul nggak bakal ada. Waduh . . . bener nggak ya kabar itu??? Ups, nggak seru dunk kalau nggak ada ekskul, gimana dunk kalau kita pengen nyalurin bakat??? Padahal salah satu jalan alternativ buat kita nyalurin berbagai segudang bakat lewat sekolah!!! Ooooooooo, kabar itu?!! Ya . . . ya . . . ya . . . !!! Emang se kalau tiap hari selasa-kamis kita Armaploz Mania pulangnya jadi sore sekitar pukul 15.15 WIB gitu dech!!! Jadi mungkin sebagian Armaploz Mania kebanyakan menyebutnya Full Day!!! Hayoo . . . ngaku siapa yang udah mennyebutnya Full Day??? Ada juga mungkin berapa persen anak udah pada tau kalau itu bukan Full Day melainkan Paket Bimbingan Belajar, kira–kira nominasi mana ya yang bener??? Apakah namanya Full Day or Paket Bimbingan Belajar??? Ikuti aja liputan berikut ini! So pasti biar kalian semua nggak pada penasaran!!! Setelah kita konfirmasi lebih lanjut dengan Waka Kurikulum ternyata khusus sekolah kita namanya Paket Bimbingan Belajar bukan Full Day. Paket Bimbingan Belajar di sekolah kita tujuan utamanya selain menambah jam mata pelajaran juga meningkatkan kualitas belajar siswa, khususnya buat persiapan Ujian Nasional kelas XII. Paket Bimbingan Belajar untuk kelas X dan XI setiap 1 semester ada 10X pertemuan, sedang untuk kelas XII bisa lebih dari 10X pertemuan. Setiap kita mengikuti Paket Bimbingan Belajar kita akan diberi soal-soal, yang ujung-ujungnya nanti kalau udah pertemuan terakhir kita akan diberi laporan hasil belajar yang wajib ditanda tangani orang tua dan ada juga absensi khusus selama Paket Bimbingan Belajar berjalan, sedang buat ekskul masih tetep lanjut kok, tenang aja! Jadi, kamoe-kamoe semuanya jangan pada bolos yach??? Rugi sendiri lho kalau kita nggak ngikut Paket Bimbingan Belajar, lagian ortu juga udah ngeluarin uang mahal-mahal sedang kitanya Armaploz Mania malah sante-sante! Apalagi yang udah pada kelas XII mikir 1000X dech kalau mau bolos!!! Ech . . . nggak cuma buat kelas XII duank tapi, buat kelas X dan XI juga, kalian yang masih kelas X dan XI udah mulai ngedapetin tambahan jam mata pelajaran seharusnya seneng dunk, sedang kakak-kakak kelas XII yang sekarang baru dapetinnya tahun ajaran ini. Bangga dunk kalian semua yang merasa kelas X dan XI. Mungkin pelajaran juga buat kalian semuanya, untuk lulusan sekolah kita tahun ajaran kemarin??? Bisa nilai sendirikan berapa anak yang lulus dan nggak. Makanya sedini mungkin kita harus biasain belajar, belajar dan belajar. Nggak Cuma ikut Paket Bimbingan Belajar saja tapi, kita semua harus persiapkan diri untuk hadapi Ujian Nasional, supaya unuk tahun depan harapannya untuk SMA Negeri 1 Plosoklaten tercinta ini bisa selamanya lulus 100%, amiin . . . ! Untuk jadwal Paket Bimbingan Belajar kelas X, XI dan XII lihat aja jadwalnya di bawah ini :
Kelas X : Bhs. Indonesia, Matematika, Bhs. Inggris, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi dan Geografi
Kelas XI BHS : Bhs. Indonesia, Matematika, Bhs. Inggris, Sastra Indonesia, Bhs. Jepang dan Anthropologi/Sejarah
Kelas XI IPA : Bhs. Indonesia, Matematika, Bhs. Inggris, Fisika, Kimia dan Biologi
Kelas XI IPS : Bhs. Indonesia, Matematika, Bhs. Inggris, Ekonomi, Geografi dan Sosiologi/Sejarah
Kelas XII BHS: Bhs. Indonesia, Matematika, Bhs. Inggris, Sastra Indonesia, Bhs. Jepang dan Anthropologi
Kelas XII IPA : Bhs. Indonesia, Matematika, Bhs. Inggris, Fisika, Kimia dan Biologi
Kelas XII IPS : Bhs. Indonesia, Matematika, Bhs. Inggris, Ekonomi, Geografi dan Sosiologi
Good luck buat Paket Bimbingan Belajar kita, terus berkarya dan buktiin kalau SMA Negeri 1 Plosoklaten kita tercinta ini bisa mencetak orang-orang yang bisa diandalkan di berbagai bidang, bersama-sama kita maju hadapi dunia globalisasi dan era teknologi modern seperti misi sekolah kita menjadi siswa benar, pintar, terampil dan berprestasi. Don’t give up Armaploz Mania . . . (S1l_V14)
Waduh-waduh, gimana mau bersih kalau tiap hari armaplos mania buang sampah sembarangan??? Padahal himbauan untuk menjaga kebersihan dimana pun tempatnya termasuk disekolah sudah kita terapkan sejak kita sekolah TK, bahkan dan sampai sekarang kita udah SMA masih buang sampah sembarangan?!! Perlu kita waspadai ini penyakit or kebiasaan kita yang hidup di kotor-kotor??? Kayak lalat kale’ . . . ! Emang untuk belajar bersih itu sulit banget rasanya apalagi kalau kita mencoba membiasakan diri, nggak usah jauh-jauh kita liat aja laci masing-masing? Pertanyaannya apa yang ada didalam laci kamoe-kamoe semuanya? Jawabannya pasti bervariasi, dari survei membuktikan dalam satu kelas ada sekitar 60% sampah-sampah berupa (bungkus permen, snack), 20% berupa (buku catatan N pelajaran), 15% berupa (kertas-kertas) N yang 5% berupa (lain-lain). Apa susahnya sich kita sehabis makan bungkusnya langsung dibuang pada tempatnya? Padahal tempat sampah udah disediakan didepan kelasnya masing-masing, kita harus adil dunk kalau kita bisa makan kenapa kita buang sampah aja nggak bisa?!! Sebelum semuanya terlambat . . . maksudnya sebelum penyakit yang tidak diinginkan menyerang armaplos mania, cuma gara-gara sampah yang kedengarannya sangat sepele tapi berbahaya! Ingat, biasakan hidup bersih mulai sekarang! Don’t be lazy . . .! (S1l_V14)
Mungkin diluar sana banyak yang beranggapan bahwa sekolah kita ini kurang bagus atau bahasa kasarnya kurang bermutu. Tapi sebenarnya semua itu salah karena pintar atau tidaknya seseorang, lulus atau tidak tergantung pada diri siswa itu sendiri. Opini masyarakat itu seakan terjawab pada UAN 2007/2008 kemarin, seperti yang kita tahu bahwa 38 anak dinyatakan tidak lulus ujian sehingga mereka yang kurang beruntung itu harus mengikuti ujian paket B untuk bisa masuk ke Universitas. Benar-benar menyakitkan melihat kenyataan ini, tapi kita tak boleh pasrah apalagi mengeluarkan kata menyerah dan putus asa. Justru dengan kejadian ini harus bisa memacu kita agar lebih giat belajar dan bersungguh-sungguh. Merubah keadaan memang tak semudah membalikan telapak tangan yang bisa kita lakukan dalam hitungan detik. Pernah ada yang bilang bahwa untuk menjadi sukses tak perlu sekolah yang megah atau harus di kota besar karena semua itu akan percuma kalau tidak disertai kerja keras dan semangat yang tinggi, justru disini adalah kesempatan kita untuk membuktikan bahwa anggapan negatif itu salah. Sebagai generasi penerus bangsa ada kalanya kita juga menengok kebelakang, banyak tokoh di Indonesia yang berasal dari daerah seperti Soekarno yang berasal dari Jawa Timur nyatanya beliau bisa sukses bahkan pernah menjadi Presiden kita. Sekarang yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa kita tidak bisa seperti beliau? Jawabanya sederhana, yaitu karena kita orang Indonesia suka bermalas-malasan, tidak mau susah payah tapi inginnya mendapat nilai yang bagus. Sepertinya kata-kata tersebut tepat untuk menggambarkan siswa-siswi di SMAN 1 Plosoklaten ini, padahal umtuk sukses itu butuh pengorbanan, kerja keras, dan semangat juang yang tinggi. Ada yang pernah bilang bahwa dengan taat beribadah semua permohonan kita akan dikabulkan oleh Tuhan YME, tapi apakah mereka tahu kalau sebenarnya Tuhan menyukai orang yang mau berusaha demi mencapai keinginannya asalkan hal yang positif aja yang negatif buang jauh-jauh … seperti kata pepatah “Agama tanpa ilmu bagaiakan orang yang buta, begitu pula sebaliknya ilmu tanpa agama bagaikan orang yang kehilangan arah” jadi semua itu harus seimbang antara do’a dan usaha sehingga hasilnya pun bisa maksimal. Kadang penting juga kalau kita melihat di Negara tetangga misalnya saja Negara Jepang, seperti yang kita tahu bahwa orang Jepang tidak mudah menyerah, tidak takut cobaan ataupun kesusahan, dan melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh. Dari semua itu yang paling berkesan adalah mereka tak pernah menunggu peluang datang melainkan mencari sendiri peluang itu. Ironis bukan bila dibandingkan dengan kita orang Indonesia yang suka malas-malasan, pemboros, menyia-nyiakan waktu dan tenaga. Sekarang coba kalian pikir bagaimana kita bisa mencapai keberhasilan itu? Sementara dari hal yang sederhana saja seperti sekolah, mana ada siswa yang tidak ingin cepat pulang apalagi kalau mendengar mau libur pasti senangnya bukan main. Mulai sekarang kita harus merubah kebiasaan buruk itu dan mengubahnya menjadi kebiasaan yang membawa kita ke hal yang positif. Sebagai generasi muda di Negara berkembang seperti di Indonesia ini masih banyak membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang bisa membawa kita menjadi bangsa maju berkedisiplinan tinggi. “Kekalahan dapat ditebus dengan kemenangan dan keberhasilan dalam hal lain, dengan perubahanlah akan timbul kemajuan dan dari kemajuan itu akan lahir perubahan”.
Lonceng kecil berdering menandakan pukul 22.00 WIB, malam ini begitu sunyi dan sepi, nggak biasanya pos satpam di komplekku menghentikan suara teriakkannya. Begitu juga dengan perasaanku resah, gundah, gelisah brcampur jadi satu. Hape pun tergeletak tanpa ada panggilan maupun sms. Sekilas kuteringat Syal Merah Jambu yang tergantung dibalik pintu, begitu kusam. Seakan kuterbayang sosok tinggi, manis, kulit putih begitu pula dengan sikapnya, dia begitu perfect tapi 7 bulan yang lalu, Andra sapa akrabnya Wira Chandra Aditya lengkapnya. Sosok figure yang didambakan cewek-cewek disekolahku. Ku bersyukur bisa kenal Andra, apalagi setahun sudah kita merajut cinta bersama. Hal yang begitu menyenangkan sekaligus menyedihkan. Promnight bulan depan ku pengen Syal Merah Jambu melilit dileherku, tapi . . . ku sadar Andra bukan milikku, rasa kangen mulai bersemi dalam diriku seakan terbayang Syal Merah Jambu, hingga lamunanku terlelap dalam mimpi.
***
Suara kokokan Ayam Jago membangunkanku dalam tidur malam, terlihat dibalik tirai sorotan mentari pagi mulai memuncak, langsung ku berlari mengambil air suci, sholat jamaah segera dimulai Papa dan Mama sudah menungguku. 10 menit sudah berlalu, kuputuskan kembali ke kamar langsung kubersihkan tempat tidur dan bersiap-siap berangkat sekolah. Guyuran air pancuran membuat tubuh mungilku serasa begitu menyegarkan. Seragam putih abu-abu siap menungguku. Terdengar dari balik pintu suara Mama memanggilku.
“Iya Mam . . . bentar lagi”, jawabku dengan lembut.
“Yach . . . udah selesai nih, saatnya sarapan”, berjalan menuju meja makan.
Langsung kuteguk segelas susu dan sepotong roti coklat kesukaanku yang disiapin Mama.
“Ma . . . Pa . . . eca berangkat dulu ya? “ (terdengar suara klakson mobil Irgi, serasa menyuruh Eca segera keluar), sambil cium tangan keduanya Eca pamitan.
***
“Hai Gi . . . udah siap nih?”, sapa Eca dengan riang (sambil buka pintu).
“Hai Ca . . . ayo cepetan n’tar keburu macet loch!”, sapa Irgi sambil mengajak Eca.
Sepanjang perjalanan kami berdua asyik ngobrol macam-macam, Irgi itu temen SDku bahkan sampai SMA sekarang kami tetap akrab. Irgi lucu, anaknya asyik tapi dia tukang usil. 20 menit perjalanan menuju sekolah pun akhirnya berakhir. Kami turun dari mobil dan menuju kelas masing-masing. Kebetulan kelas kami sebelahan jadi kami selalu barengan masuknya, kecuali kalau kita berangkat ndiri-ndiri. Dari ujung lorong terlihat papan ruang kelas IAŠ·. Aku pun akhirnya masuk kelas dan Irgi juga.
“Pagi semua . . . ?”, sapaku dengan lembut.
“Pagi . . . “, balas teman-teman.
***
Bel istirahat berbunyi, akhirnya pelajaran Fisika berakhir, betapa gembiranya aku karena guru mapelnya killer bo’o . . . ! Wuih . . . asyiknya!
“Ca . . . kekantin yuk?”, ajak Deva.
“Nggak ah Va . . . thanks!”, sambil beranjak pergi dari tempat duduknya, sambil berjalan mengintari lorong-lorong, akhirnya orang yang dari tadi dicari-cari ketemu juga.
Ditaman belakang sekolah terlihat Andra sedang baca-baca, yah . . . walaupun dia cowok. Tapi Andra paling rajin dikelasnya karena dia selalu dapat juara umum.
“Rasanya pengen menemani dia seperti biasa, duduk didekatnya,pikirku” (Dengan langkah malu-malu kudekati Andra dan . . . )
“Hai, Chan . . . “, sapaku riang.
“Hai . . . “, jawabnya singkat.
“Lagi ngapa kamu? Sibuk nggak?”, berusaha ngajak ngomong.
“Baca-baca, nggak kok!”, jawabnya singkat lagi,(Hufh . . . kenapa si Andra buat aku seperti ini. Apa salahku sama dia? Padahal aku masih sayang banget sama dia).
“Boleh aku duduk disini?”, sapaku lagi.
“Boleh!”, jawabnya dengan ketus.
Hampir saja aku duduk dekat Andra, dari kejauhan terlihat Mak Lampir datang.
“Hai sayang . . . dari tadi aku cariin, nggak taunya disini!“, sapa Monic dengan ganjen.
“Eh, Monic ada apa?”, balas Andra.
“Lho, kok ada apa sih? Tadi katanya mau ke kantin bareng sayang?”, sambil merengek.
“Ayo sayang . . . “, sambil menarik tangan Andra dan pergi.
Aliran darahku serasa berhenti ketika melihat Andra dan Monica gandengan tangan dengan mesra. Tinggal sosok tubuh Andra yang kulihat perlahan menghilang diantara lorong-lorong menuju kantin. Mataku pun mulai berkaca-kaca, rasanya tubuh ini mulai melemas dan tak sadarkan diri. Sebagian teman yang melihatkul angsung menolong dan membawaku ke ruang UKS.
“Eca . . . Eca . . . pingsan Va!”, dengan nada binggung Gadis menyampaikan kabar itu.
Deva dan Gadis pun langsung meninggalkan kantin dan menuju ruang UKS. “Ketika Andra tak sengaja mendengar pembicaraan itu, perasaan Andra nggak karu-karuan, binggung, sedih. Aku pengen tau keadaan Eca tapi aku sudah menyakitinya”, bisiknya lirih.
Bel masuk berbunyi, anak-anak SMA Bina Bakti langsung masuk kelas masing-masing, terdengar di halaman depan sirene mobil Ambulance berbunyi, Eca yang masih tak sadarkan diri langsung digotong dan dimasukkan ke mobil Ambulance menuju Rumah Sakit. Andra yang menyaksikan tubuh Eca digotong, langsung berkaca-kaca. (“Ca . . . ma’afin aku, ma’afin aku . . . !”, Kata yang pertama keluar dari bibir Andra).
***
Sesampainya di Rumah Sakit Eca langsung dibawa ke UGD. Papa, Mama, Irgi dan Deva sudah menunggu, dengan perasaan cemas dan deg-degan mereka semua khawatirin aku. Hampir 30 menit diperiksa, akhirnya Dokter pun keluar dari kamar UGD. Langsung Papa dan Mama nanya macam-macam, seolah-olah mereka semua takut terjadi apa-apa sama aku.
“Bagaimana keadaan Putri saya Dok? Apa yang terjadi sama dia?”, sampai segitunya Mama khawatirin aku.
“Mari Bapak dan Ibu ikut keruangan saya”, ajak Dokter.
“Iya . . . Dok!”, jawab Papa dan Mama serentak.
“Keadaan Putri Bapak dan Ibu alhamdullilah baik-baik saja, mungkin cuma kecapekan saja dan kondisinya agak lemah. Apa Bapak dan Ibu punya masalah dengan Putri anda? Kelihatannya dia sangat shok?”, kata Dokter.
“Nggak ada itu Dok, kami berdua selalu baik-baik saja sama dia!”, jawab Mama.
“Mungkin kalau kondisi Putri Bapak dan Ibu sampai sore ini masih lemah, 2-3 hari Putri Anda harus diopname”, kata Dokter.
“Nggak apa-apa Dok, yang penting Putri saya sembuh! Ya sudah, kami permisi dulu mau melihat kondisi Putri saya dulu terima kasih Dok!” (Sambil berjabat tangan Papa dan Mama pergi meninggalkan ruangan Dokter).
Perlahan-lahan senja diufuk timur mulai tenggelam, itu tandanya malam pun segera datang. Sampai sore ini kondisiku belum juga stabil, akhirnya Papa dan Mama memutuskan supaya aku diopname, biar aku bisa istirahat tenang disini. Papa langsung urus biaya administrasiku.
***
Hari ketiga aku diopname teman-teman sedikit demi sedikit mulai datang bermunculan menjengukku. Sampai sekarang Andra belum juga muncul datang menjengukku.
“Apa Andra nggak tau kalau aku opname? Atau dia udah nggak peduli sama aku???”, bisikku lirih.
Rasanya aku sudah nggak betah di Rumah Sakit, walaupun teman-teman banyak yang mengunjungiku dan ngajak aku bercanda, tapi orang yang aku harapin buat datang tak juga muncul batang hidungnya.
“Kalau terus-terusan aku disini, aku pasti akan lebih menderita lagi”, bisiknya.
“Eca pengen pulang Ma . . . Eca sudah sembuh, Eca pengen pulang”, dengan nada memohon.
“Iya . . . nanti Mama tanya sama Dokter, kalau kondisi Eca sudah baik, nanti sore kita pulang”, jawab Mama.
“Beneran Ma . . . makasih ya Ma . . .”, (sambil memeluk Mamanya).
Sehabis pulang sekolah Irgi, Deva dan Gadis datang menjengukku. Mereka bertiga begitu baik sama aku. Irgi, Deva dan Gadis sudah mengetahui kalau sekarang Andra juga diopname penyakit Leukimia menggerogotinya lagi Stadium akhir telah divoniskan. Kehidupan Andra tinggal dalam hitungan hari. Mereka bertiga sepakat kalau nggak akan ngasih tau aku tentang kondisi Andra yang sebenarnya. Mereka nggak mau aku sedih, biar nanti aku tau sendiri.
“Hai cantik . . . “, sambil membuka pintu mereka bertiga masuk.
“Hai . . . “, jawabnya masih agak lemas.
“Gimana non kabar kamu? Sudah baikkan?”, tanya Deva.
“Udah kok Dev, makasih ya buat semuanya . . . kalian mang sahabatku yang paling baik”, bisik Eca.
“Mungkin sore ini aku udah pulang kok”, dengan nada gembira.
“Siap Tuan Putri, mau diajakin kemana lagi nih? Sepi . . . kalau berangkat tanpa Tuan Putri Eca!”, sambil ngeledek.
Tak terasa hari udah sore mereka bertiga pamitan pulang. Tinggal aku dan Mama yang ada dikamar itu, perasaanku gelisah langsung kuterpikir dalam benakku sosok Andra.
“Aku kangen sama Andra, gimana kabar dia?”, bisikku lirih.
Dokter pun menghampiri Eca dan Mama, infus tangan Eca akan segera dilepas. Betapa bahagianya Eca.
“Dok, besok aku sudah boleh masuk sekolah belum?” , Tanya Eca.
“Iyah . . . nggak apa-apa besok masuk, tapi inget nggak boleh kecapekan lagi?”, jawab Pak. Dokter.
“Baik Pak. Dokter!”, senang.
Akhirnya sore sekitar pukul 17.00 WIB Eca check out dari Rumah Sakit, Papa juga sudah menyelesaikan biaya administrasi Rumah Sakit, Papa, Mama dan Aku langsung pulang, sepanjang perjalanan aku begitu menikmati pemandangan udah 4 hari aku nggak keluar kamar sama sekali, bahagia rasanya. Pengen cepet-cepet besok harinya. Aku pengen ngasih kejutan sama Andra kalau aku udah sembuh.
***
Seperti biasa kegiatanku setiap pagi sebelum berangkat sekolah. Walaupun aku baru sembuh. Pagi ini aku begitu bahagia. Hari ini orang yang pertama pengen aku temui Andra. Irgi juga sudah menjemputku 20 menit perjalanan menuju sekolah. Sesampainya di sekolah langsung ku turun dari mobil. Tapi hari ini aneh, nggak biasanya . . . parkir yang ditempati Irgi sekarang kan tempat biasa Honda Jazz milik Andra parkir. Aneh . . . dia kan nggak pernah bolos. Berbagai pertanyaan satu persatu muncul dibenakku. Langsung ku berjalan menuju kelas. Seperti biasa sebelum masuk salam pun aku ucapkan. Deva kebetulan sudah datang sebaiknya aku tanya aja sama dia siapa tau Deva tau kenapa Andra hari ini nggak masuk.
“Va . . . kamu tau nggak kabarnya Andra? Kok tadi aku lihat mobilnya nggak ada?!”, Tanya Eca.
“(Terdiam) . . . aku nggak tau Ca”, sambil beranjak pergi.
“Aneh . . . perasaanku jadi nggak enak gini, langsung aja aku beranjak dari tempat dudukku dan pergi ke kelas Andra sapa tau Andra hari ini nggak bawa mobi!”, pikirnya.
Sesampai di depan pintu kelas Andra, meja ujung paling depan kosong, aku makin penasaran kenapa Andra nggak masuk, aku langsung tanya anak yang mau masuk kelas kenapa Andra nggak masuk, ternyata udah 3 hari Andra koma. Butiran air hangat mulai basahi pipi mungilku langsung ku berlari menuju kelas dan izin pulang menuju Rumah Sakit tempat Andra koma. Sesampainya di Rumah Sakit didalam kamar Andra terlihat Papa, Mama dan adik Andra yang cemas menungguinya. Langsung ku masuk ucap salam dan cium tangan Mama Andra, tubuh mungilku langsung dipeluk Mama Andra. Begitu bahagia mereka melihat kedatanganku.
“Ma’afin Eca baru bisa jenguk Andra sekarang Om . . . Tante, ma’afin Eca . . . !”, butiran air hangatku terus keluar, seakan ku tak kuasa nerima kenyataan ini.
“Eca sayang kamu nggak salah Nak . . . ini semua sudah kehendakNya, kita semua harus ikhlasin kepergian Andra . . . ma’afin Andra ya nak kalau mungkin selama ini sudah salah sama Eca, Om dan Tante sengaja melarang Irgi, Deva dan Gadis untuk ngasihtauin kondisi Andra karena Tante tau kamu juga lagi sakit Nak . . . Tante nggak mau buat Eca khawatir”, bisik Tante lirih.
“Andra sudah Eca ma’afin Tante . . . Andra nggak pernah buat Eca sedih, Eca ekarang jadi tau kenapa 2 minggu terakhir ini Andra perlahan-lahan ngejauhi Eca, tapi kenapa Andra nggak pernah cerita tentang penyakit yang telah menggerogotinya??? Kenapa Tante???”, ucapnya.
“Sebenarnya Dokter sudah memvonis 10 bulan yang lalu Andra akan pergi meninggalkan kita semua, tapi gara-gara kenal kamu Andra jadi kuat bertahan sampai sekarang Om dan Tante sangat-angat berterimakasih sama kamu Nak . . . !!! Kami semua juga nggak pengen kehilangan andra tapi ini semua sudah kehendakNya, mungkin jalan yang terbaik buat Andra ini . . . kita berdoa aja supaya andra bahagia disana.” , sambil menenangkan ku kemudian Om, Tante dan adik Andra keluar.
“Andra . . . aku kangen sama kamu sayang . . . ,inget nggak waktu kita maen bareng, jalan-jalan bareng, makan es krim coklat kesukaan kamu. Eca pengen kayak gitu lagi, andra bangun yah . . . please . . . kita semua nunggu kamu sayang . . . kita semua sayang sama kamu. Lihat Papa kamu, Mama kamu, adik kamu semua pengen kamu sembuh . . . please bangun Eca mohon . . . ?!!!”, sambil mencium kening Andra dalam gengaman erat tangan Eca.
Tak ada jawaban sama sekali yang menandakan kalau Andra bangun . . . Hampir 2 jam detik-detik terakhirku bersama Andra sekitar pukul 10.00 WIB Andra menghembuskan nafas terakhir, Dokter sudah tidak bisa berbuat apa-apa, kita semua hanya pasrah menerima kepergian Andra. Kita semua tak kuasa menahan tangis yang amat sangat kehilangan sosok Andra yang sangat disegani oleh semua orang. Perlahan tubuhku mulai melemas serasa ku nggak sanggup nerima cobaan ini.
“Ku nggak boleh nangis, ku nggak boleh sedih, ku baru ingat kata-kata Andra yang terakhir “Jika suatu saat nanti aku pergi jauh, Eca jaga diri baik-baik ya? Eca pokoknya nggak boleh nangis, Eca nggak boleh sedih ya???, Eca pengen kan aku bahagia???” ku pengen antar kepergian Andra untuk yang terakhir kali, ku pengen Andra bahagia.
Sekitar pukul 14.00 WIB kami semua antarin kepergian Andra untuk yang terakhir kali, banyak orang yang kagum sama andra, makanya saat pemakamannya begitu ramai kiriman karangan bunga, saudara-saudara Andra, teman-teman Andra, tetangga Andra dan orang yang selalu sayang sama Andra selamanya dan nggak akan terlupakan sampai kapan pun. Selamat jalan Andra . . . semoga kamu tenang dan bahagia disana tertulis . . .
Wira Chandra Aditya
Wafat
14 April 2007
Munginkah Cinta sejati itu akan datang saat bumi tak mampu berputar? Saat gelap menutup mata dan Saat aku hembuskan nafas terakhirku??? Syal Merah Jambu, kenangan satu-satunya yang terindah, Kan ku simpan Syal ini, Sampai maut menjemputku . . . Andra your name always in my Heart.
Aku ya diriku ini, orang yang tidak pernah berhenti mengenal kehidupan, sesulit apapun, seberat apapun, semuanya... ! Aku ingin menemukan jati diriku, aku tidak berkomentar tentang diriku, siapapun kamu yang tahu diriku ya itulah aku, aku memang tidaklah sempurna tapi setidaknya aku ingin buat orang - orang di sekitarku merasa sempurna.